Karang Taruna Sulsel Dukung Penuh Tiara Di Liga Dangdut Indosiar


Keikutsertaan Tiara dalam LIDA (Liga Dangdut Indosiar) menyebabkan Ketua Karang Taruna Sulsel Farouk M Betta meminta seluruh masyarakat Sulsel mendukungnya. Tiara sendiri adalah kader muda Karang Taruna Sulsel. Tiara mewakili Sulsel di acara bertagline Seni Menyatukan itu.

“Kami mengajak dan meminta seluruh masyarakat Sulsel mendukung Tiara di Liga Dangdut,” kata Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar itu, Kamis (4/1/2018).

“Tiara memiliki potensi dan keahlian yang luar biasa dalam seni tarik suara. Kita sangat layak mendukungnya. Insya Allah, Tiara akan mengharumkan nama Sulsel di tingkat nasional. Daerah yang kita cintai ini,” tambah Aru sapaannya.

“Anak ini langsung lolos seleksi di Liga Dangdut yang akan tanyang di Televisi Indosiar,” jelasnya.

Profil Tiara LIDA

Tiara LIDA adalah warga Kabupaten Sidrap (Sidenreng Rappang). Tiara berasal dari desa terpencil, Desa Daun Parue, Kecamatan Pituriawa. Tiara lahir pada tanggal 19 November 2001. Sejak umur 10 tahun, dia sudah dibina oleh Karang Taruna.

Dia dibesarkan oleh keluarga yang sangat sederhana, dari pasangan La Tenni dan ibundanya bernama Sikati. Tiara adalah anak ke dua dari tiga bersaudara (Yusuf Danil adik 9 th dan Fitriani kakak 19 th). Pekerjaan orang tua Tiara adalah “Passari” atau pembuat gula merah dari tuak aren.

Saat ini Tiara bersekolah di SMAN 7 Sidrap kelas X dan tinggal di rumah orang tua angkatnya, Najamuddiin. Dia tak lain adalah sosok guru SMA, yang menemukan Tiara dengan bakat nyanyinya saat perkemahan pramuka.

Di rumah pak Naja (panggilan ayah angkatnya Najamuddin) Tiara mulai mengembangkan bakat menyanyi yang dimilikinya bersama sanggar seni “NUR INSANI”. Tiara diajar menyanyi dengan baik, menyanyi dengan hati dan mempelajari berbagai genre lagu.

Ia juga diajar menari dengan berbagai tarian yang mencerminkan budaya Sidrap khususnya dan budaya Sulsel pada umumnya.

Tiara menjalani kehidupan sederhananya dengan penuh semangat. Dia tidak pernah malu membantu orang tuanya sambil sekolah. Sejak kecil bakat nyanyinya telah muncul. Pada acara kecamatan selalu menjadi terbaik untuk lagu solo, Tiara selalu disegani baik sewaktu SD, SMP maupun SMA.

Saat SD seabrek prestasi dia raih seperti juara menyanyi solo tingkat kecamatan pada acara PHBN mulai tahun 2012. Beberapa kali juara nyanyi solo tingkat anak-anak yang diadakan oleh masyarakat desa Betao. Tingkat SMP menjadi Juara 1 menyanyi solo tingkat Kecamatan Pituriawa di acara PHBN tahun 2015.

Saat SMA Tiara didaulat menjadi duta Kabupaten Sidrap untuk menyanyi lagu solo tingkat Provinsi Sulsel pada acara SKBKT (Studi Karya Bakti Karang Taruna) di Bantimurung Maros 2016 dan 2017. Lalu menjadi duta Sidrap di festival pelajar tingkat Sulsel.

Sumber: Bakubae.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fadel Muhammad Perkirakan Potensi Bisnis Indonesia-Iran Capai USD 2-3 Miliar

Anggota DPR Dari Golkar Ini Minta Anak Muda Tak Lagi Bercita-cita Jadi PNS

Politisi Golkar Ini Sukses Naikkan Reputasi Gorontalo Semasa Jabat Gubernur